_________________
Katamu dunia adalah papan pemotong, pisaunya adalah waktu. sedang kita adalah hal-hal yang siap untuk dipotong oleh waktu. Lalu aku bertanya, jika pisau adalah waktu..siapa pula yang memegang pisau itu? Lantas kau bilang, Takdir. Jadi, kita ini cumalah hal-hal yang akan melalui waktu. Harusnya siap dalam menghadapi waktu. Kita tidak akan bisa mengelakkan waktu. Kita harus siap terluka kerana waktu.
Hanasamali
Shah Alam,
20201219

Comments
Post a Comment